Indonesia Bisa Mandiri, Tak Harus Impor SDM Ahli Teknologi Digital

https://www.kominfo.go.id/content/detail/15080/siaran-pers-no-282hmkominfo102018-tentang-indonesia-bisa-mandiri-tak-harus-impor-sdm-ahli-teknologi-digital/0/siaran_pers

Siaran Pers No. 282/HM/KOMINFO/10/2018

Jumat, 19 Oktober 2018

Tentang

Indonesia Bisa Mandiri, Tak Harus Impor SDM Ahli Teknologi Digital

 

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), berupaya mencetak para tenaga kerja andal di bidang teknologi digital. Sehingga nantinya tak ada lagi tenaga kerja impor yang ahli di teknologi digital.

Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan, Indonesia masih memiliki banyak sumber daya manusia (SDM) dengan kualitas keahlian menyerap teknologi digital yang mampu berdaya saing dengan negara asing.

Menyikapi itu, Menteri Rudiantara mengatakan, Kemenkominfo saat ini sedang membuat sebuah program pelatihan bersertifikat Digital Talent Scholarship yang ditujukan guna pengembangan kapasitas SDM dalam kebutuhan tenaga kerja terampil di bidang teknologi digital.

“Saat ini Kemenkominfo fokus kepada talenta. Kenapa kami dorong talenta atau SDM? Karena jangan sampai infrastruktur bagus namun Indonesia kekurangan SDM, itu kan timpang gitu. kita tidak mungkin rela kalau yang mengoperasikan adalah SDM dari luar negeri,” kata Menteri Rudiantara saat berbincang dalam tayangan Prime Talk di Metro TV, Kamis (18/10/2018), bertema Antisipasi Indonesia Menghadapi Era Ekonomi Digital dan Revolusi Industri 4.0

Menurut Menteri Rudiantara, program Digital Talent direncanakan dapat berlangsung setiap tahunnya. Menteri Rudiantara menjelaskan, dari program Digital Talent dapat lahir level teknisi di beberapa teknologi revolusi industri 4.0

“Kita tidak boleh hanya bicara kalau Indonesia punya teknisi yang baik, misalnya, kita harus create. Makanya kita bentuk program Digital Talent ini. IoT (Internet of Thing), kemudian cyber security, termasuk juga digital plannernya, itu kita coba masukin semua,” ujar Menteri Rudiantara.

Menteri Rudiantara mengungkapkan, tahun 2018 disiapkan sebanyak 1.000 peserta untuk diberikan pelatihan antara lain artificial intelligence (AI), big data, cyber security dan cloud computing.

Selanjutnya, ucap Menteri Rudiantara, para peserta yang lolos akan mengikuti kelas dalam jaringan (daring) yaitu digital business.

“Tahun ini peserta yang mendaftar ada 46.886 orang, yang menyelesaikan tes 21.000. Padahal kita mau ambil hanya 1.000 peserta,” kata Menteri Rudiantara.

Menteri Rudiantara menyampaikan, tahun 2019 peserta program Digital Talent akan ditambah menjadi 20.000 orang dengan tes berbeda dan ketentuan usia tidak boleh melebihi 29 tahun sehingga bisa lebih menyasar generasi milenial.

Digital Talent Scholarship adalah program pendidikan tanpa gelar bersertifikat dan didukung oleh Microsoft Indonesia. Program Digital Talent bekerja sama dengan perguruan tinggi, seperti Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Gadjah Mada yang nantinya akan menyediakan materi pelatihan termasuk staf pengajarnya.**

Ferdinandus Setu
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Fax : 021-3504024
Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo
website: www.kominfo.go.id

(sumber:https://www.kominfo.go.id/content/detail/15080/siaran-pers-no-282hmkominfo102018-tentang-indonesia-bisa-mandiri-tak-harus-impor-sdm-ahli-teknologi-digital/0/siaran_pers)

Komentar

Kode Acak

*Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka