Malam Kemuliaan

Malam yang Lebih Baik dari Malam Seribu Bulan

 

Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (Al Qadr: 2-3)

Di malam hari yang indah, suasana sangat sejuk, tenang, tidak panas, tidak dingin dan pada hari itu amalan di malam yang barakah ini tidak ada yang menyamai pahala amal seribu bulan yang tidak ada malam Lailatul Qadar padanya, yang pada waktu itu adalah seribu bulan adalah kurang lebih 83 tahun. Dan di jelaskan oleh Nabi Muhammad  shallallahu ‘alaihi wasallam, hadits yang menunjukkan bahwasanya diantara tanda-tanda  malam Lailatul Qadar adalah terbitnya matahari di pagi harinya itu tidak menyilaukan.

Diantara penghormatan Allah terhadap sepuluh malam terakhir adalah tatkala Allah memerintahkan malaikat Jibril ‘alaihissalam dan seluruh malaikat di tujuh langit untuk turun ke bumi pada malam Lailatul Qadar. Kira – kira ada berapa banyaknya  malaikat yang diturunkan ke bumi dari langit? Seratus? seribu? sejuta? Saratus juta? atau semilyar?  

“Para Malaikat pada saat Lailatul Qadar di bumi jumlahnya lebih banyak dari pada jumlah kerikil/pasir.” (HR. Ibnu Khuzaimah dihasankan Ibnu Hajar dan Al-Albani )

disebut malam Lailatul Qadar karena malam tersebut memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah Ta’ala. Allah Ta’ala menyebutnya sebagai malam yang penuh berkah, Ini menunjukkan betapa agung, besar dan pentingnya malam ini karena turunnya malaikat tidak terjadi kecuali untuk perkara yang besar. Kemudian Allah Ta’ala mensifati malam itu dengan firman-Nya: Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (Al Qadr: 5).

Allah ta’ala mensifati malam tersebut dengan malam keselamatan. Ini menunjukkan kemuliaan, kebaikan, dan keberkahannya. Orang yang terhalangi dari kemuliaan, kebaikan, dan keberkahan pada malam itu berarti terhalangi dari kebaikan yang sangat banyak. Inilah keutamaan-keutamaan yang besar pada malam barakah ini. Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar, dari Ibnu ‘Abbas radiyallahu ‘anhu, ia berkata, bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam: “Lailatul Qadar adalah malam yang tenang, cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari terbit di pagi harinya lemah dan berwarna merah.” (HR. Ath-Thayalisi, Ibnu Khuzaimah, dan Al-Bazzar, sanadnya hasan. Lihat Shifat Shaum An-Nabi, hal. 90)

Dari Sahabat Ubai ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Pagi hari dari malam Lailatul Qadar, matahari terbit tanpa sinar seperti bejana dari tembaga sampai tinggi.” (HR. Muslim) ....subhanalloh.

Umat muslim harus mengahabiskan malam – malam Lailatul Qadar dengan banyak beribadah seperti sholat, djikir, membaca Al Quran, shodaqoh dan lain – lain baik denfan I’tikaf atau dirumah untuk mendekatkan diri kepada Allah ta’ala.

 

Dari beberapa sumber

-Redaksi-

Komentar

Kode Acak

*Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka