PION - Teladan yang Bisa Kita Pelajari dari Pion dalam Permainan Catur

http://www.isigood.com/inspirasi/teladan-yang-bisa-kita-pelajari-dari-pion-dalam-permainan-catur/

Gambaran dari Pemilihan Cawapres (Calon Wakil Presiden) di Politik Indonesia menghadapi Pemilu 2019

- dari Redaksi

 

Ingatkah kamu dengan berbagai macam jenis bidak-bidak catur? Ada raja, ratu, gajah, kuda, benteng, dan pion. Konon, permainan catur bermula dari India, sehingga jenis-jenis bidak yang ada dalam permainan ini sesungguhnya mencerminkan jenis-jenis prajurit di militer kerajaan India abad pertengahan, seperti pasukan infantri, ksatria berkuda, pengendara gajah, dan lain sebagainya. Ketika catur sampai ke Eropa pun, permainan ini diakui sebagai sarana untuk belajar strategi militer tanpa harus benar-benar melakukan perang, serta menjadi mainan populer bagi raja dan bangsawan.

Jenis bidak apa yang kau suka? Kebanyakan orang akan menyukai bidak ratu, karena ratulah bidak paling kuat, yang gerakannya paling leluasa dan sanggup mencapai jarak sejauh apapun. Sayangnya ratu hanya ada satu.

Beberapa orang menyukai benteng, karena langkahnya yang lurus, sebagian lagi ada yang suka gajah, karena lebih suka berjalan diagonal. Kuda pun jadi favorit karena bisa secara unik bergerak membentuk huruf “L” dan bisa melompati bidak lain, bahkan ratu saja tidak bisa melakukan itu.

Tapi di antara keunikan bidak-bidak itu, adakah di antara kamu yang menyukai bidak pion? Mungkin tidak banyak, karena pion adalah bidak paling lemah. Ia hanya bisa bergerak selangkah (kecuali jika di daerahnya sendiri, ia bisa langsung bergerak dua langkah). Ia tidak bisa mundur, ia hanya bisa berjalan lurus, tapi anehnya ia hanya bisa “memakan” musuh secara diagonal. Sangat tidak menguntungkan bukan?

Tapi meski memiliki kelemahan semacam itu, pion menyimpan kelebihan tersendiri yang tidak banyak diperhitungkan orang. Misalnya, jumlah pion jauh lebih banyak daripada bidak lainnya, dan dengan bekerjasama, pion bisa membentuk formasi yang cukup mematikan bagi lawan. Bahkan, tanpa kita sadari, ada banyak sekali filosofi dan teladan hidup yang bisa kita pelajari dari tingkah-laku pion. Apa saja? Simak penuturan berikut ini:

1.      Pion sadar bahwa dirinya tidak sekuat bidak lain. Namun, ia pun sadar bahwa jumlahnya paling banyak. Sehingga ia pun harus bekerjasama jika ingin menjadi kuat. Bersatu pion teguh, bercerai pion runtuh.

2.      Pion adalah prajurit paling setia. Ia ada di garis depan saat permainan dimulai. Ia membentuk garis pertahanan kerajaan. Ia bahkan melindungi raja dari serangan langsung.

3.      Hanya karena kekuatannya yang terbatas, pion dianggap tidak terlalu berharga, sehingga sering “dikorbankan.” Namun, pengorbanannya tidak akan pernah sia-sia.

4.      Pion bisa saja dicemooh karena lemah dan lambat. Tapi dialah prajurit pemberani yang tidak pernah mundur. Ia akan terus maju menghadang musuh, sebanyak dan sekuat apapun musuhnya.

5.      Terakhir, yang paling heroik, pion memang sering diremehkan karena menjadi bidak paling lemah. Tapi dialah satu-satunya bidak yang jika berhasil mencapai ujung papan, bisa berubah menjadi apapun

 (sumber: http://www.isigood.com/inspirasi/teladan-yang-bisa-kita-pelajari-dari-pion-dalam-permainan-catur/)

Komentar

Kode Acak

*Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka